<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566</id><updated>2012-02-15T23:42:44.429-08:00</updated><title type='text'>NUKILAN</title><subtitle type='html'>Ketika Kata dan Gambar Menjadi Satu</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-6622557157767204549</id><published>2011-12-08T07:39:00.000-08:00</published><updated>2011-12-09T09:08:55.809-08:00</updated><title type='text'>MENGEJAR BONO KE TELUK MERANTI</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2011/04/bono-sungai-kampar.html"&gt;&lt;b&gt;Bono Sungai Kampar&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; menjadi perbincangan hangat saat ini. Keberadaan fenomena ombak bono di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan ini sudah tersebar sampai ke manca negara. Namun, barangkali masih banyak masyarakat Riau yang belum mengetahui tentang keberadaan bono sungai Kampar ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-220"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bono&lt;/b&gt; merupakan fenomena alam yang menakjubkan. Di mana, ketika pasang  memudiki sungai, maka air sungai akan menggelombang, berombak besar.  Tinggi gelombang tersebut mencapai 6 meter. Konon, menurut salah-satu  cerita, &lt;b&gt;Bono yang terdapat di daerah Kuala Kampar ini merupakan pasangan  jantan&lt;/b&gt; dari &lt;b&gt;Bono Betina yang terdapat di Sungai Rokan&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Bono yang terdapat di Sungai Kampar Kecamatan Kuala Kampar kabupaten Pelalawan&lt;/b&gt; sudah dianggap sebagai hal yang biasa bagi masyarakat sekitar di Kuala Kampar, mereka disana&amp;nbsp; menganggap Bono&amp;nbsp; sebagai arena bermain  untuk&amp;nbsp; menguji ketangkasan berperahu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dengan modal nekat dan berbekal sedikit pengetahuan karena sebelumnya saya juga sudah pernah ke Teluk Meranti, akhirnya saya bersama teman tim Blogger Bertuah Pekanbaru mencoba untuk menyaksikan langsung ombak Bono Sungai Kampar. Tujuan kami ke Teluk Meranti adalah untuk mendokumentasikannya serta mengetahui lebih banyak apa itu Bono,karena perjalanan dari kami nantinya akan dituangkan dalam sebuah Buku. &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Kami dari Komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru bersama komunitas Blogger lain ƔªйǤ tergabung dlm Lintas Komunitas Blogger se Indonesia akan membuat buku&amp;nbsp; dengan mengangkat tema wisata alam, wisata sejarah dan wisata kuliner , dan Kebetulan kami bersepakat bahwa&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2011/11/wisata-alam-ombak-bono-sungai-kampar.html"&gt; &lt;b&gt;WISATA ALAM OMBAK BONO SUNGAI KAMPAR&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="messageBody" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt; adalah suatu hal yang cukup menarik untuk diangkat dan dipromosikan..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sebelum melakukan perjalanan ke Teluk Meranti, ada sedikit perasaan yang menjadi halangan untuk berangkat. Selama ini Bono Kampar adalah sosok yang menakutkan, tidak ada satupun yang bisa selamat dari Ombak Bono,kapal Tongkang Kayu &lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2011/03/rapp-riau-andalan-pulp-and-paper.html"&gt;&lt;b&gt;RAPP&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; saja karam oleh ganasnya Ombak Bono Sungai Kampar. Kemudian Mama tercinta serta adek-adek juga melarang untuk berangkat mereka khawatir dengan ombak bono dan juga dengan cerita makhluk Bunian,karena sebelumnya teman dari PAPA tercinta serta abangnya dari teman adek yang pernah ke Bono Sungai Kampar hingga saat ini tidak kembali, konon menurut "orang pintar" mereka kini telah bersama makhluk bunia/makhluk gaib di Istana Bunia di sekitar Sungai Kampar.&amp;nbsp; Dengan sedikit penjelasan dan meyakinkan kepada Mama bahwa tujuan ku ke Bono sangat baik dan ku juga berjanji tidak akan bermain air atau berselancar&amp;nbsp; dan hanya di pinggir sungai saja dan melihat Bono dari Kejauhan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Perjalanan di mulai dari Pekanbaru. Pukul 10.00 WIB kami berangkat menuju kota Pangkalan Kerinci, Ibukota kabupaten Pelalawan. Kota kecil yang berjarak sekitar 75km ini kami tempuh selama lebih kurang 1 setengah jam perjalanan dengan menggunakan travel atau superben biasa disebut. Travel ini sejenis angkutan umum yang menggunakan mobil L 300. Mereka banyak ditemui di Terminal bayangan Jl Imam Munandar (Harapan Raya) Pekanbaru.. Sampai di Pangkalan Kerinci jam 11.30 WIB, kami masih harus melanjutkan perjalanan dengan mobil carteran lainnya untuk sampai ke Teluk Meranti, kami rehat 1 jam makan siang dan shalat Jumat. Mobil travel atau mobil carteran ke Teluk Meranti dapat kita jumpai di Hotel Meranti ,Pangkalan Kerinci.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tepat pukul 13.00 kami melanjutkan perjalanan ke Teluk Meranti. &lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Jarak Pangkalan Kerinci ke Teluk Meranti sekitar 140km. Dengan menggunakan mobil sewa ini, perjalanan ditempuh sekitar 4 jam. Mobil yang kami tumpangi bergerak menyusuri jalan lintas timur menuju Simpang Bunut sekitar 30 km dari Pangkalan Kerinci. Dari Simpang Bunut ini, mobil berbelok ke kiri menusuri jalan berkelok yang menanjak dan menurun. Kalau tidak terbiasa berjalan menggunakan mobil, cukup membuat kita pusing.&lt;/span&gt;&amp;nbsp; Sekitar 30 km jalan aspal yang kita lalui dari Simpang Bunut ke dalam dan sisanya kita akan menyusuri jalan berpasir batu, serta jalan tanah kuning dan juga jalan pasir pantai. Selama perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan berupa perkebunan mulai dari milik masyarakat, sampai milik perkebunan besar yang ada di daerah tersebut. Berbagai macam tumbuhan ditanam di sini, ada Meranti, akasia, lotus, Kelapa Sawit. Sebelum sampai ke Teluk Meranti kita juga akan melewati berbagai desa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8iqYpN6EDqw/TtucGlLvFLI/AAAAAAAABEk/HK-TGotEkIE/s1600/IMG_6593.JPG" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://4.bp.blogspot.com/-8iqYpN6EDqw/TtucGlLvFLI/AAAAAAAABEk/HK-TGotEkIE/s400/IMG_6593.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kondisi Jalan menuju Teluk Meranti&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Pukul 17.30 WIB kami sampai di Teluk Meranti. Teluk Meranti adalah Ibu Kota kecamatan dan sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan.&amp;nbsp; Beberapa ruas jalan dan tanah di sekitar kami tampak basah dan tergenang air, genangan air ini adalah air pasang yang dibawa oleh bono Sungai Kampar. Sebelumnya pada siang hari, bono sungai kampar telah terjadi dan menyebabkan banjir di kampung Teluk Meranti. Ombak bono memang tidak secara langsung bisa dilihat di kampung ini. Namun, dampak dari ombak tersebut adalah air pasang seperti air bah yang masuk ke perkampungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6Vsd0nKpEhY/TtucUlIfh5I/AAAAAAAABEs/VZAftlieuZ8/s1600/IMG_7073.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://4.bp.blogspot.com/-6Vsd0nKpEhY/TtucUlIfh5I/AAAAAAAABEs/VZAftlieuZ8/s400/IMG_7073.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Perkampungan warga yang digenangi air pasang Bono&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Sesampai di Teluk Meranti, kami berkeliling sejenak untk melihat kondisi perkampungan serta mencari penginapan atau rumah masyarakat yang bisa kami diami. Akhirnya kami bertemu dengan&amp;nbsp; kepala Dinas PariwisataKabupaten pelalawan Bapak Bakhtiar Ismail, kemudian ia menawari kami sebuah kamar untuk kami bermalam dan beristirahat. Kemudian kami beristirahat sejenak kemudian kami mandi dan juga shalat maghrib, kemudian kami ngobrol-ngobrol dengan Pak Abu Soma atau biasa dipanggil wak Soma, Wak Soma adalah orang yang dituakan di Teluk Meranti,pelaku sejarah perjuangan kemerdekaan RI melawan penjajah, ia banyak bercerita dan berbagi pengalaman mengenai Bono kepada kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="font-family: Verdana,sans-serif; margin-left: 0px; margin-right: 0px; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cadbfAYc0TU/TtuM6wRJJqI/AAAAAAAABEc/lHd3B2HflBg/s1600/Bono-Sungai-Kampar-4-300x200.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://3.bp.blogspot.com/-cadbfAYc0TU/TtuM6wRJJqI/AAAAAAAABEc/lHd3B2HflBg/s400/Bono-Sungai-Kampar-4-300x200.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mengobrol Santai Bersama Wak Abu Soma Tokoh Masyarakat dan Orang Tua Teluk Meranti&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Setelah mengobrol dengan Wak Soma, kami berbaur dengan masyarakat sekitar bersama-sama menyaksikan Pagelaran Seni Budaya Tirta Bono. Kami disuguhi tarian &lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2011/12/tari-zapin-maharani.html"&gt;Zapin Maharani dari Kecamatan Pelalawan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2011/11/tradisi-pengobatan-tradisonal-belian.html"&gt;Tradisi Pengobatan tradisional Belian dari Kecamatan Langgam&lt;/a&gt;, dan terakhir kami disuguhi joget tanjung katung oleh pemuda pemudi Teluk Meranti sebagai Tarian Sambutan dan Selamat Datang. Setelah itu kami mengobrol dipinggir sungai hingga jam 3 dini hari dengan tujuan untuk mendengar suara ombak bono. &amp;nbsp; Kemudian kami melanjutkan tidur, untuk memulihkan stamina ,karena besok adalah hari yang berat baik secara fisik maupun mental karena kami akan melihat Bono dan kami akan melintasi sungai menggunakan speedboat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu pagi yang cerah di Ibukota Kecamatan Teluk Meranti. Masyarakat tampak sibuk dengan aktivitasnya sehari-hari. Speedboat yang berfungsi sebagai puskesmas keliling sudah beroperasi mengelilingi pulau-pulau yang ada disekitar Teluk Meranti, anak sekolah sudah bepergian kesekolah, Nelayan sudah sibuk mempersiapkan kail, alat pancing dan perahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mandi dan sarapan kami saya menyempatkan diri berkeliling Teluk Meranti, sekedar say hello dengan bule, ngobrol dengan masyarakat sekitar, melihat aktivitas pelabuhan. Setelah itu&amp;nbsp; saya bersama teman dari Blogger Bertuah , kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pelalawan bersama kameramen dan juga wartawan Majalah Inside Sumatera menaiki pompong yang dilengkapi dengan mesin jet menuju daerah Tanjung Sebayang guna menyaksikan Bono. Lebih kurang sekitar 20menit perjalanan yang ditempuh untuk mencapai Tanjung Sebayang , tiba-tiba saja dalam perjalanan hujan deras menyertai perjalanan kami,menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten pelalawan hujan ini merupakan&amp;nbsp; fenomena alam yang mendahului atau sebagai pertanda akan terjadinya bono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami tiba di Tanjung Sebayang. Di tempat ini telah disediakan tenda karena menurut rencana Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan Menko Kesra Agung Laksono akan hadir esok hari (Minggu)&amp;nbsp; untuk menyaksikan bono sungai Kampar ini. Tidak lama kemudian dari kejauhan kami melihat dan mendengar bunyi ombak yang mengemuruh ombak, semakin lama ombak ini semakin dekat dan suara dari ombak inipun semakin mengeras, hingga akhirnya Ombak Bono menghampiri kami, dan kamipun berlari untuk menyelamatkan diri masing-masing, sambil berlari ku sempat mengabadikan beberapa momen ombak Bono. Begitu dasyat Bono yang datang ia menggulung apa saja yang ada bahkan pepohonan menjadi tumbang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ombak bono yang melintas di depan kami ini diperkirakan tingginya 1 hingga 2 meter, kekuatan arus dan putaran ombaknya sungguh luar biasa., ia menyapu apa yang ada,pepohonan dan juga bibir sungai pun dikikis bahkan air menjadi pasang, tidak ada satupun kapal masyarakat yang berani melintasi bono, menurut masyarakat Teluk Meranti dulunya ada beberapa kapal tongkang pengangkut kayu milik RAPP yang terbalik dihantam gelombang Bono, bahkan dulunya kapal Milik Penjajah Belanda juga pernah karam diterjang Bono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah puas menyaksikan Bono dan juga menyempatkan mengambil beberapa gambar dan momen Bono di Tanjung Sebayang,kami kembali melanjutkan perjalanan menuju Teluk Meranti. Setiba di teluk meranti, saya kaget melihat perkampungan yang digenangi air setinggi lutut orang dewasa,&amp;nbsp; dan genangan air ini terjadi selama 1 jam. Air ini merupakan air pasang dari Ombak Bono. Genangan air ini dimanfaatkan oleh&amp;nbsp; sebagian besar penduduk terutama anak-anak dan juga perselancar (bule) untuk bermain air dan juga mendayung sampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stelah air yang mengenangi kampung surut,kami melanjutkan perjalanan pulang menuju Pangkalan Kerinci, di Pangkalan kerinci kami bermalam, dan esok harinya kami mengunjungi &lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/istana-sayap-pelalawan.html"&gt;Istana Sayap pelalawan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan yang indah mengunjungi Kabupaten Pelalawan dengan mengunjung Wisata Andalan dari kabupaten Pelalawan yaitu Wisata Alam Ombak Bono Sungai Kampar dan juga &lt;a href="http://www.riaudailyphoto.com/2010/03/istana-sayap-pelalawan.html"&gt;Istana Sayap Pelalawan&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-6622557157767204549?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/6622557157767204549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/12/mengejar-bono-ke-teluk-meranti.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/6622557157767204549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/6622557157767204549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/12/mengejar-bono-ke-teluk-meranti.html' title='MENGEJAR BONO KE TELUK MERANTI'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-8iqYpN6EDqw/TtucGlLvFLI/AAAAAAAABEk/HK-TGotEkIE/s72-c/IMG_6593.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-7419510962854297781</id><published>2011-12-03T23:36:00.000-08:00</published><updated>2011-12-09T09:10:23.201-08:00</updated><title type='text'>BLOG SEBAGAI SARANA PROMOSI DAERAH DAN PELESTARIAN KEBUDAYAAN</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Perkembangan dunia internet kian pesat. Dulu internet hanya dapat diakses diwarnet dengan harga yang mahal, kini internet sudah ada dimana-mana bahkan internet sudah portable, kini internet bisa dilakukan melalui handphone ataupun di fasilitas atau sarana umum yang memiliki Wi-fi. Kehadiran Internet hendaknya dapat kita manfaatkan dengan semaksimal mungkin dalam bentuk yang positif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Blog atau website salah satu hal positif dari Internet. Keberadaan blog atau website dapat berfungsi sebagai sarana informasi komunikasi daerah kepada masyarakat, juga sarana promosi kekayaan alam, potensi daerah, dan promosi objek-objek wisata daerah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Melalui sebuah photoblog yang diberi Judul Riau Daily Photo saya bermaksud mempromosikan apa yang dapat dipromosikan di Riau melalui wadah photo, misal Objek wisata di Riau, Kuliner di Riau, Kebudayaan di Riau, Kebudayaan di Riau, bangunan di Riau, Kekayaan alam Riau dan juga PON XVIII Riau tahun 2012.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Selain sebagai media promosi daerah ,blog ataupun website juga menjadi sarana yang tepat untuk pelestarian kebudayaan, saat ini sangat jarang sekali blog ataupun media lain yang khusus concern untuk melestarikan budaya,khususnya budaya Melayu,kalaupun ada itu cuma beberapa saja dan bisa dihitung. &amp;nbsp;Misalnya saja Keris Melayu, saat ini sangat susah mencari Keris Melayu, walau kita mencari ke Indragiri, Pelalawan, Tanjung Pinang hingga ke Malaysia, keris Melayu sangat susah dijumpai tidak &amp;nbsp;segampang mendapatkan keris jawa. Kalau di Pekanbaru ataupun negeri melayu lainnya, kalau orang Melayu menikah menggunakan keris jawa.&amp;nbsp; Kenapa hal itu terjadi, dan kenapa budaya Jawa ataupun Keris Jawa masih terpelihara. Itu tak lain karena ada yang telaten mendokumentasikanny. Dokumentasi ternyata berperan besar dalam pelestarian peradaban. Ini yang diabaikan orang Melayu. Kalaupun ada, belum ada dokumentasi yang rapi. Warisan khazanah sejarah dan budaya Melayu masih berupa mosaik yang tersebar di mana-mana. Blog merupakan salah satu media untuk mendokumentasikan kebudayaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Blog ataupun website merupakan media yang paling efektif dan ekonomis untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi daerah dan juga pelestarian kebudayaan. Blog dapat dengan mudah mengakselarasi&amp;nbsp; promosi wisata tanpa harus&amp;nbsp; mengeluarkan biaya,waktu dan tenaga yang besar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Marilah bersama sama kita promosikan Riau, terlebih Riau akan menjadi Penyelenggara PON XVIII tahun 2012 nanti. Kita para Blogger, khususnya Blogger di Riau dapat menjadi media Partner pemerintah dalam ajang promosi Potensi Daerah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-IdwU5J3b83s/Ttsiyn8JOqI/AAAAAAAABEU/TlijjDhtUps/s1600/IMG+-+Copy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-IdwU5J3b83s/Ttsiyn8JOqI/AAAAAAAABEU/TlijjDhtUps/s1600/IMG+-+Copy.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-7419510962854297781?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/7419510962854297781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/12/blog-sebagai-sarana-promosi-daerah-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/7419510962854297781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/7419510962854297781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/12/blog-sebagai-sarana-promosi-daerah-dan.html' title='BLOG SEBAGAI SARANA PROMOSI DAERAH DAN PELESTARIAN KEBUDAYAAN'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-IdwU5J3b83s/Ttsiyn8JOqI/AAAAAAAABEU/TlijjDhtUps/s72-c/IMG+-+Copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-5432408233679362488</id><published>2011-11-01T08:54:00.000-07:00</published><updated>2011-12-09T09:12:18.991-08:00</updated><title type='text'>REUNI SD</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tepatnya Hari Selasa Tanggal 1 November 2011,&amp;nbsp; bersama -sama teman semasa bersekolah di SDN 023 Sail Cintaraja Pekanbaru kami sepakat untuk mengadakan reuni,sebenarnya lebih tepat dengan istilah ngumpul -ngumpul,karena kalau reuni mestinya diikuti oleh banyak peserta,sedangkan kumpul-kumpul kami hanya diikuti oleh 6 orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-8RD2IfuHR7I/TuI0XMwh4CI/AAAAAAAABGQ/Yir1MyzMtJE/s1600/IMG_5007.JPG" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="290" src="http://1.bp.blogspot.com/-8RD2IfuHR7I/TuI0XMwh4CI/AAAAAAAABGQ/Yir1MyzMtJE/s400/IMG_5007.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Dari Kiri ke&amp;nbsp; Kanan : Hasrinaldi, Azwar Ahmad, Lismarni, revy Yolanda, Nia Raniaty&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Acara berkumpul bersama teman-teman ini diadakan mendadak tanpa perencanaan sebelumnya, diawali dari obrolanku&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;dengan &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Revi Yolanda&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; diberanda rumahnya, kemudian kami sedikit bercerita mengenai kisah SD, dan juga bercerita mengenai kedua orang tua,kebetulan almarhum Papaku dan almarhum Papa revy adalah temanan. Kemudian disela-sela obrolan dengan revy,kami saling menghubungi teman-teman yang lain bahwa pada esok harinya bagaimana jika kita berkumpul disuatu tempat. Setelah menghubungi beberapa orang teman akhirnya disepakati besok malam setelah maghrib kita berkumpul, akhirnya pilihan tempat jatuh ke "Cafe dan Resto Kayu Manis".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-uTIiu76rDzU/TuI7N00R9_I/AAAAAAAABGo/HJMlUPjEvOQ/s1600/IMG_4993.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-uTIiu76rDzU/TuI7N00R9_I/AAAAAAAABGo/HJMlUPjEvOQ/s400/IMG_4993.JPG" width="237" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Rencana awal acara kumpul-kumpul bersama ini akan diikuti oleh teman-teman lain,namun karena ada berbagai kesibukan dan halangan hanya kami berenam yang bisa mengikuti. Dalam kesempatan ini selain ku juga hadir beberapa teman lain yaitu &lt;b&gt;Revy Yolanda&lt;/b&gt; yang kini bekerja di BNI Yogyakarta, kemudian juga ada &lt;b&gt;Erdison&lt;/b&gt;,saat ini Erdison menjalankan Usaha&amp;nbsp; Karangan Bunga Mery Florist&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;biasanya kalau ada acara ku selalu menghubungi Erdison untuk memesan karangan Bunga. Kemudian juga ada &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Nia Raniaty&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; putrinya Ibu Guru kami waktu SD yaitu Ibu Waidharni Rahmana bekerja sebagai Pegawai di kantor KPU Kota Pekanbaru, Kemudian juga ada &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Lismarni&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;, kini Lismarni bekerja di Sebuah perusahaan Pembiayaan Sepeda Motor, dalam acara ini Lismarni datang dengan membawa undangan pernikahan,kebetulan acara pernikahannya hanya berselang seminggu kemudian. Dan terakhir ada &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Azwar Ahmad&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;, Azwar adalah seorang bisnismen (businessman). Alhamdulillah ternyata&amp;nbsp; kami semua telah bekerja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9NQKlVuaugU/TuI5kflI_pI/AAAAAAAABGg/_KkbF3-uCAY/s1600/IMG_4997+-+Copy.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-9NQKlVuaugU/TuI5kflI_pI/AAAAAAAABGg/_KkbF3-uCAY/s320/IMG_4997+-+Copy.JPG" width="318" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kayu Manis benar-benar menjadi pelampiasan kangen bagi kami semua, semua saling bercerita mengenai pengalaman waktu SD, dan bercerita mengenai teman-teman lainnya. Kami bercerita sambil menikmati makanan, sebetulnya kami tidak terlalu menikmati menu yang disajikan. Pembicaraan semakin asyik tetapi waktu semakin larut, dan waktu yang membatasi pertemuan kami, semoga di lain waktu kami dan teman-teman lain dapat dipertemukan kembali. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-U1lyNT0keVw/TuI76KC_Y8I/AAAAAAAABGw/N39FJEnKRAk/s1600/IMG_4999.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="261" src="http://1.bp.blogspot.com/-U1lyNT0keVw/TuI76KC_Y8I/AAAAAAAABGw/N39FJEnKRAk/s400/IMG_4999.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-5432408233679362488?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/5432408233679362488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/12/reuni-sd.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5432408233679362488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5432408233679362488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/12/reuni-sd.html' title='REUNI SD'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-8RD2IfuHR7I/TuI0XMwh4CI/AAAAAAAABGQ/Yir1MyzMtJE/s72-c/IMG_5007.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-8498290167865666913</id><published>2011-08-17T23:51:00.000-07:00</published><updated>2011-12-03T23:53:11.134-08:00</updated><title type='text'>Cara Berpikir Orang Miskin dan Orang Kaya</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ini perbedaan cara berpikir antara orang kaya dan orang miskin tentang uang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Berpikir tentang Tabungan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin meletakkan uangnya paling banyak di tabungan yang aman resikonya, di gedung yang besar dan paling banyak orang meletakkan uangnya. Sedangkan orang kaya meletakkan uangnya paling banyak di tempat yang tidak banyak diketahui orang lain, tempat yang mempunyai resiko, tempat berinvestasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara Berpikir tentang pengeluaran dan pemasukan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Miskin lebih condong untuk mengecilkan pendapatan, Orang kaya lebih condong untuk memperbesar pendapatan. Orang miskin melihatnya dari seberapa besar pendapatannya, lalu menekan pengeluarannya. Sedang orang kaya melihat dari sisi pengeluarannya, lalu memperbesar pendapatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara berpikir tentang Bagaimana bekerja sama dengan Uang :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin bekerja keras demi uang, Orang Kaya berusaha keras membuat uang bekerja untuk mereka dengan menempatkan uang pada instrumen-instrumen bisnis dan investasi yang menghasilkan uang untuk mereka. akhirnya orang miskin bertambah uangnya, namun waktunya juga bertambah habis, sedangkan orang kaya bertambah uangnya dan waktunya makin bertambah luang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara berpikir tentang Uang tambahan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendapatkan uang tambahan seperti THR, orang miskin akan langsung menggunakannya untuk membeli barang-barang konsumtif, karena menganggapnya sebagai rezeki dadakan. Orang kaya akan menempatkan uang tersebut pada investasi tertentu, sehingga bunga nya lah yang baru akan digunakan untuk membeli sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin membeli dengan aktif income, Orang kaya membeli dengan pasif income.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin mengumpulkan liabilitas, Orang kaya mengumpulkan aset.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin berhutang buruk, Orang kaya berhutang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang miskin mengejar kenikmatan sekarang, orang kaya menunda kenikmatan sekarang (tentang uang loh…. )..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ORANG MISKIN ketika membaca blog ini cepat menutup kembali blog ini dan tidak berkunjung lagi&lt;/span&gt;, Sedangkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ORANG KAYA ketika membaca blog ini, membaca banyak dan mereferensikan tentang blog ini pada teman-temannya..(orang kaya suka berbagi, dan menjadi kaya karena berbagi/ SHARE BE HAPPY)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-8498290167865666913?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/8498290167865666913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/08/cara-berpikir-orang-miskin-dan-orang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/8498290167865666913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/8498290167865666913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/08/cara-berpikir-orang-miskin-dan-orang.html' title='Cara Berpikir Orang Miskin dan Orang Kaya'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-3957166948966744670</id><published>2011-07-03T23:59:00.000-07:00</published><updated>2011-12-04T00:00:00.965-08:00</updated><title type='text'>NEOLIB dan NEOLIBERALISME</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Akhir-akhir ini isu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;neolib&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;neoliberalisme&lt;/span&gt; muncul kepermukaan, isu neolib/neoliberalisme ditujukan Buat Boediono sang Cawapres dari Partai Demokrat, Isu neoliberalisme menjadi sasaran empuk untuk menyerang pasangan calon presiden dan wakil presiden &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono&lt;/span&gt;. Pasangan tersebut dinilai cenderung menganut kebijakan ekonomi mahzab tersebut. Boediono dinilai berbagai pihak termasuk saya sendiri(kaya pengamat aja) melalui kebijakan kontroversialnya seperti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), privatisasi perbankan dan penjualan Indosat yang yang didukung oleh &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Boediono&lt;/span&gt; pada saat ia menjadi Menko Perekonomian era Megawati, seharusnya megawati juga penganut mahzab neolib donk ? kemudian Boediono menerapkan paket consencus Washington yaitu menerapkan disiplin anggaran. Pengaruh yang jelas adalah pemangkasan subsidi dengan alasan untuk menjaga kesehatan APBN dan satu lagi bagian dari kebijakan Boediono adalah privatisasi dengan menjual saham kepemilikan pemerintah di BUMN. Sampai saat ini sudah 40 BUMN yang terjual untuk memperkuat anggaran APBN. Akibatnya walaupun 2008 ekonomi tumbuh mencapai 6% tetapi kesenjangan ekonomi semakin lebar dan daya kompetisi menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut buku yang saya baca kebijakan ekonomi neoliberalisme dicirikan oleh beberapa hal yaitu : pengutamaan stabilisasi ekonomi makro dibanding faktor ekonomi yang lain. Kedua, liberalisasi perdagangan &amp;amp; investasi dan privatisasi &amp;amp; penjualan aset-aset strategis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuhnya pesawat &lt;a href="http://eri-communicator.blogspot.com/2009/05/tragedi-hercules-c-130-di-magetan.html"&gt;Hercules di Magetan&lt;/a&gt; baru-baru ini sebagai salah satu bukti korban ekonomi liberal. Pasalnya, dalam sistem tersebut negara tak harus membangun industri strategisnya, termasuk industri alutsista. “Dengan terbukanya perdagangan negara bisa membeli &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;alutsista&lt;/span&gt; dari negara lain dan kita dibuat tidak bisa membangun industri stratgis, khan bisa beli dari negara lain,” pada dasarnya menurut hemat saya negara kita dari dulu adalah negara neoliberalisme. Bahasa awamnya atau bahasa bapak-bapak di Kedai Kopi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;neoliberalisme&lt;/span&gt; merupakan suatu kebijakan yang dapat memperkaya orang kaya dan membuat miskin orang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Terus Neo Liberalisme itu apa ? Neoliberalisme pada dasarnya adalah kelanjutan dari faham liberalisme yang pernah berkembang dan mengalami krisis pada tahun 1930-an. Inti faham Neoliberalisme ini adalah dilepaskannya hak istimewa atas modal dari berbagai tata aturan teritorial maupun nasional. Gejala ini kemudian melahirkan satu monster baru dalam skala global, yaitu kekuatan bisnis internasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Agenda utama neolibrelisme adalah globalisasi ekonomi, sebagai agenda tata dunia baru yang bertumpu pada kekuasaan modal dan pemilik modal. Dalam hal ini ada tiga agenda utama yaitu: (1) tataran tindakan, tata kekuasaan global yang bertumpu pada praktek bisnis raksasa lintas negara; (2) pelaku utamanya adalah perusahaan-perusahaan trans-nasional (Multinational Corporation, MNCs) ; dan (3) proses kultural ideologis yang dibawanya adalah konsumerisme.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Strategi dasar neoliberalisme adalah penyingkiran segenap rintangan yang menghambat pasar bebas,  perlindungan hak milik intelektual, good governance, deregulasi pasar, dan penghapusan subsidi pelayanan publik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dalam prakteknya neolibral memberikan kebebasan kepada perusahaan swasta dari campur tangan pemerintah. Misalnya pemerintah tidak ikut campur tangan dalam urusan perburuan, investasi, harga, dan membiarkan mereka memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang mengatur dirinya sendiri. Negara kemudian menyediakan kawasan-kawasan pertumbuhan yang bersifat otonom dan memberikan perlakuan yang khusus atas pajak, bea masuk, dan investasi. Seperti kawasan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NAFTA, AFTA, SIJORI&lt;/span&gt; (Singapura-Johor-Riau),&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; BIMP-EAGA&lt;/span&gt; (Brunai-Indonesia-Malaysia-Philipines East Growt Triangle), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Otorita Batam&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawasan Ekonomi Khusus Batam, Bintan, Karimun&lt;/span&gt;. Praktek lainnya adalah penghentian subsidi pelayanan sosial karena selain dianggap bertentangan dengan prinsip neoliberal tentang campur tangan pemerintah, juga bertentangan dengan asas pasar dan persaingan bebas. Oleh karena itu, pemerintah kemudian melakukan swastanisasi semua perusahaan negara, sebab perusahaan negara dibuat untuk memberikan subsidi pada rakyat, dan itu dapat menghambat persaingan bebas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-3957166948966744670?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/3957166948966744670/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/07/neolib-dan-neoliberalisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/3957166948966744670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/3957166948966744670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/07/neolib-dan-neoliberalisme.html' title='NEOLIB dan NEOLIBERALISME'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-2822224438952357544</id><published>2011-03-25T15:24:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T15:25:27.138-08:00</updated><title type='text'>KLUB POLIGAMI SAMA SAJA DENGAN KLUB TERORIS MAUPUN ALIRAN SESAT</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-header" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Klub poligami… entah apa tujuannya  ya mungkin sama dengan klub2 lainnya tempat ngumpul orang yg sama interestnya, yang senasib, dan sama-sama lainya. Sama karena memiliki nafsu lebih, sama pengen memiliki harta dari istri baru :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak setuju bila orang Islam mengharamkan poligami apapun alasannya karena itu jelas menyalahi Al Quran, Tetapi juga jangan menjalankan poligami dengan tidak memenuhi syarat-syarat dan kewajibannya seperti yang dituangkan dalam ayat suci al quran dal hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah itu boleh tapi tidak nenafkahi istri dan anak-anak jelas berdosa, KDRT fisik maupun phsikis juga dosa. Poligami boleh tapi jangan menyakiti hati istri dan perbuatan lain yg dilarang islam misalnya berlaku tidak adil diantara istri-istri. Kalo mau poligami bimbinglah dulu istri agar bisa menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan nya adakah poligami yangg tidak menyakiti hati istri ? Ada. Yaitu istri yg memang bisa menerima dan tunduk pada hukum Allah. Contoh nya juga banyak. Dan ini tidak semua wanita bisa menerimannya sehingga (hanya sedikit saya kira) karena budaya sekarang yg berbeda. Tetapi itu tidak berarti Poligami jadi haram hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi berpoligami untuk tujuan supaya mereka (kaum perempuan) tidak dipermainkan kaum laki-laki quraisy kala itu. Lagi pula, setelah al-Qur’an menyebut …”matsna watsulatsa warubaa’…. (annisa), Nabi Saw. tidak mau beristri lagi, sebaliknya justru memerintahkan supaya para sahabat menceraikan istri-istrinya supaya jangan menyamai Rasulullah atau jangan sampai lebih dari empat. Secara tekstual ayat tersebut hanya berlaku pada masa Rasulullah, untuk masa sekarang yang diberlakukan adalah makna kontekstualnya, yaitu semangat untuk menjalin rumah tangga sakinah, mawaddah warahmah, yang secara rasional hanya bisa ditempuh dengan satu istri.&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekarang tiba-tiba saja muncul klub poligami Klub poligami yang berawa dari Malaysia, kulub Poligami Global Ikhwn demikian namanya yang diketuai oleh Chodijah binti Am yang kemudian menjadi cikal bakal klub Poligami di Indonesia, hei.. malingsia,  sudahlah cukup Nordin M Top dan Anshari yang membuat kami susah, sekarang jangan kau pecah belahkan kami dengan Klub Poligamimu yang hanya berkedok dalam lindungan agama. Saya sebagai lelaki normal dan juga lelaki lain tentunya sepakat kita kaum lelaki semata-mata menambah istri hanya untuk kepuasan seks dan kekayaan harta. Tapi Insya Allah saya tidak akan berbuat demikian. Jangan gusar dan ragu, tenang saja dek Waty Elfandari abang tidak akan berbuat demikian. Mana ada zaman sekarang yang berhati tulus seperti Rasulullah berpoligami untuk melindungi wanita, yang ada sekarang hanya untuk melindungi kekayaan wanita dan melindungi kecantikan paras wanita dari luarnya saja, supaya tidak jatuh ketangan orang lain.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pribadi klub poligami, tidak ada bedanya dengan klub teroris, maupun yang aliran sesat, bagiku klub hanya satu yaitu PSPS Pekanbaru.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-2822224438952357544?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/2822224438952357544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/03/klub-poligami-sama-saja-dengan-klub.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2822224438952357544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2822224438952357544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/03/klub-poligami-sama-saja-dengan-klub.html' title='KLUB POLIGAMI SAMA SAJA DENGAN KLUB TERORIS MAUPUN ALIRAN SESAT'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-5557216239510491898</id><published>2011-03-12T15:20:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T15:23:43.334-08:00</updated><title type='text'>CINTAI PRODUK DALAM NEGERI</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Sekarang, orang-orang Indonesia sangat suka membeli produk luar negeri, bahkan mereka memiliki perasaan bangga dan gengsi tinggi bila menikmati maupun menggunakan produk luar negeri.  Kopi Starbucks, donat J.CO ( ternyata J.Co merk dagang asli Indonesia),McD, KFC, CFC, Coca Colla, dan produk-produk luar lainnya laris manis.  Jelas saja produsen-produsen asing itu melebarkan sayapnya untuk membuka cabang di Indonesia, karena konsumennya di sini sangat banyak.  Bahkan menurut data, orang Indonesia termasuk orang yang paling banyak belanja baju di Singapore, berobat ke Rumah sakit dimalaysia.  Padahal, rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan masih sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa banyak orang Indonesia yang masih hidup di bawah garis kemiskinan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah, karena orang Indonesia banyak yang malas. Malas kerja, malas usaha, dan lain-lain. Padahal Pemerintah sudah meluncurkan banyak program untuk membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM), seperti pinjaman modal usaha dengan bunga ringan tanpa agunan. Mungkin juga sosialisai yang dilakukan pemerintah maupun pihak bank ataupun pihak yang terkait selama ini masih kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu alasan lagi, mengapa orang Indonesia malas usaha, padahal sudah difasilitasi Pemerintah. Karena para calon pengusaha itu takut gagal, takut kalah bersaing dengan produsen lain terutama produsen asing. Mungkin juga mereka kurang laris karena kualitas produknya berbeda dengan produk asing. Tetapi, sebagai masyarakat Indonesia kita harus membangkitkan UKM seperti itu agar masyarakat Indonesia mampu untuk mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk Indonesia sebenarnya lebih bagus dari produk asing. Contohnya kopi. Di Indonesia banyak macam kopi, seperti kopi toraja, kopi robusta, kopi arabika, dan kopi luak. Kopi luak saja harganya $100 - 150 per kilogram. Dan kopi luak itu kata orang-orang rasanya enak sekali. Kopi luak berasal dari kotoran luak. Luak adalah hewan yang suka memakan kopi, karena pencernaan luak tidak sempurna, maka kotorannya pun menjadi kopi dan inilah yang disebut kopi luak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi saya menghimbau kepada masyarakat Indonesia, konsumsilah produk dalam negeri, agar memajukan sektor UKM dan membangkitkan usaha masyarakat. Sehingga Indonesia kita bisa maju dan mandiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Tulisan Ini dimuat di Koran Tribun Pekanbaru Edisi&amp;nbsp; 12 Maret 2011 &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.newsbanking.com/2010/09/cintai-produk-dalam-negeri.html"&gt;Sumber : CINTAI PRODUK DALAM NEGERI &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-5557216239510491898?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/5557216239510491898/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/03/cintai-produk-dalam-negeri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5557216239510491898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5557216239510491898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/03/cintai-produk-dalam-negeri.html' title='CINTAI PRODUK DALAM NEGERI'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-7313109563938662454</id><published>2011-03-01T15:26:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T15:27:26.468-08:00</updated><title type='text'>SAMPAH PEMUDA</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;“Bung karno mengatakan beri aku sepuluh orang pemuda, maka aq akan mengguncang dunia “ begitulah sepenggal pidato seorang ketua organisasi pemuda yang di sambut dengan tepuk tangan meriah oleh warga  tempat saya menghabiskan masa kecil. Acara peringatan sumpah pemuda tersebut selain berisi kata sambutan yang sangat banyak juga ada artis yang katanya dari ibukota. Setidaknya itu yang saya dengar dari salah seorang panitia acara tersebut.( mungkin saja artis dari medan,kan ibukota juga.ibukota Sumatra utara…hehehehhe ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itulah yang saya ingat tentang perayaan hari SUMPAH PEMUDA ketika saya kecil dulu. Acara yang hanya seremonial mulai dari upacara bendera sampai dengan malam hiburan. Bagaimana dengan saat ini ?? masih belum banyak berubah. Malah sedikit membuat saya miris. Bagaimana tidak, saat ini mereka yang mengaku sebagai pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan, sebagian besar adalah para pembeking tempat maksiat, perpanjangan tangan dari partai politik, atau hanya sekedar menjadi pasukan berseragam ala militer. Para pemimpin tertinggi organisasi kepemudaan itu malah di pegang oleh mereka yang “tak lagi muda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inikah pemuda yang di inginkan oleh jong ambon,jong java, jong Sumatra dan pemuda lain nya ketika bersumpah 81 tahun yang lalu. Tentu bagi kita yang mau membaca sejarah akan menjawab dengan tegas TIDAK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat nya berbenah, kepada mereka yang “mengaku pemuda” saya dan tentunya seluruh pemuda Indonesia berharap untuk menyadari ini. Jangan menjadikan organisasi sebagai sarana meraih keuntungan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, 28 0ktober 2009 untuk kesekian kalinya kita memperingati hari bersejarah tersebut. Hargailah apa yang telah di perjuangkan oleh para pemuda tanggal 28 oktober 1928. Jika masih tetap kukuh dengan pemahaman anda tentang pemuda terserah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANJUTKAN keinginan anda menjadi “SAMPAH PEMUDA”.&lt;br /&gt;1.    Sampah pemuda Indonesia, berjanji akan tetap menjadikan Organisasi sebagai sumber kehidupan&lt;br /&gt;2.    Sampah pemuda Indonesia, berjanji akan menjadi beking tempat maksia asalkan ada UPETI nya&lt;br /&gt;3.    Sampah pemuda Indonesia, berjanji akan setia menjadi pendukung dan perpanjangan tangan partai politik untuk meraih suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, dari SABANG sampai MERAUKE, MIANGAS sampai PULAU ROTE, dari PENGAGUM BUNG KARNO sampai SIMPATISAN ESBEYE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MULAILAH DARI DIRI SENDIRI,DARI HAL YANG KECIL DAN MULAI SAAT INI…&lt;br /&gt;DEMI INDONESIA.....&lt;br /&gt;BETUULL TIDAAAK…. ???&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-7313109563938662454?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/7313109563938662454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/03/sampah-pemuda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/7313109563938662454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/7313109563938662454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2011/03/sampah-pemuda.html' title='SAMPAH PEMUDA'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-2804440591994107970</id><published>2010-11-12T09:30:00.000-08:00</published><updated>2011-12-02T15:55:33.480-08:00</updated><title type='text'>PAPA</title><content type='html'>Waktu memang tak tertahan&lt;br /&gt;Detikpun tak pernah terlelap&lt;br /&gt;Hari hari telah berlalu sudah&lt;br /&gt;Tanpa papa di sisi kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi puas terasa kami bersamamu&lt;br /&gt;Belum lagi kami memberi sesuatu kebahagiaan&lt;br /&gt;Dimasa papa bersama kami&lt;br /&gt;Kini Papa sudah pergi menghadap Illahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranmu berarti bagi kami ,PAPA&lt;br /&gt;Dihibur kala kami lara&lt;br /&gt;Dibimbing kala kami salah&lt;br /&gt;Dan didalam Doamu kepada Allah&lt;br /&gt;Nama kami selalu ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semua itu tinggal kenangan&lt;br /&gt;Illahi lebih mencintai PAPA&lt;br /&gt;Semua itu harus kami terima&lt;br /&gt;Dengan segala keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kini hanya dapat berdoa untuk PAPA&lt;br /&gt;Ya ALLAH... Terima Kasih kami untuk seorang PAPA&lt;br /&gt;Yang sederhana dan rendah hati&lt;br /&gt;Serta bijaksana dan penuh perhatian&lt;br /&gt;Kami bersyukur selalu kepada-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH&lt;br /&gt;Kami serahkan PAPA dihariban-Mu&lt;br /&gt;Lebih berbahagia disisi-Mu&lt;br /&gt;Karena kami percaya&lt;br /&gt;Amal dan ibadah PAPA&lt;br /&gt;Diterima-Mu&lt;br /&gt;Dan semua dosa PAPA&lt;br /&gt;Sudah diampuni oleh-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yakin kepada-Mu ya ALLAH&lt;br /&gt;Surga sudah engkau berikan&lt;br /&gt;Kepada PAPA tercinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMIN YA RABBAL ALAMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-2804440591994107970?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/2804440591994107970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/11/papa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2804440591994107970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2804440591994107970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/11/papa.html' title='PAPA'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-2800581688526405635</id><published>2010-07-01T15:02:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T15:05:19.227-08:00</updated><title type='text'>JEJARING SOSIAL TEROBOSAN BARU PERGERAKAN SOSIAL ONLINE</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Jejaring sosial pada saat ini begitu fenomenal, jejaring sosial seperti facebook, friendster, myspace, twitter, dll mempesona jutaan manusia dimuka bumi ini, dengan jejaring sosial memungkinkan kita untuk berinteraksi satu sama lain baik melalui fitur wall (pesan di dinding) maupun melalui fasilitas chatting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya sebatas wadah pertemanan di dunia maya, jejearing sosial seperti facebook misalnya dapat digunakan sarana untuk menggalang massa. Sebab, sangat mudah membuat maupun bergabung dengan suatu grup tertentu. Tentu kita mengetahui dibalik sukses Obama menjadi presiden AS  yaitu Komunikasi dan strategi pemasaran yang memanfaatkan media internet. Barack Obama memanfaatkan situs internet pribadinya yang dikunjungi oleh jutaan netter didunia. Selama 21 bulan masa kampanye, Obama berhasil mengumpulkan lebih kurang 10 juta alamat e-mail pendukung melalui situs pribadinya tanpa dibantu mainstream media lain. Untuk memperluas jangkauan audiensnya, situs pribadi Obama  terhubung dengan beragam jaringan social media seperti Twitter, MySpace, Facebook, YouTube, blogs, dan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudahan membuat grup di Facebook dimanfaatkan untuk melakukan berbagai gerakan sosial. Jika biasanya untuk menginisiasi suatu gerakan sosial orang harus kasak-kusuk menghimpun massa dan  melakukan tatap muka langsung, kini dapat dilakukan lewat Facebook. Melalui Facebook, orang yang tidak saling kenal bisa bersatu padu untuk menyuarakan suatu aspirasi demi mendobrak suatu kebijakan yang dinilai menyimpang.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lewat jejaring sosial seperti  Facebook, orang bisa begitu mudah menjadi aktivis, mengusung isu sosial, mempropagandakannya dan berharap mendapat banyak dukungan. Ini semua lebih hemat tenaga,  waktu dan biaya. Ada begitu banyak gerakan sosial yang digaungkan melalui Facebook dan sukses mendulang simpati publik di Indonesia.  Ada gerakan pembebasan &lt;strong&gt;Prita Mulyasari&lt;/strong&gt;, salah seorang pasien&lt;strong&gt; Rumah Sakit OMNI &lt;/strong&gt;yang dipenjara karena menulis surat keluhan melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Prita, yang dituding telah melakukan pencemaran nama baik terhadap RS OMNI, rupanya menarik simpati banyak orang. Perjuangan grup &lt;strong&gt;'DUKUNGAN BAGI IBU PRITA MULYASARI,&lt;/strong&gt; PENULIS SURAT KELUHAN MELALUI INTERNET YANG DIPENJARA' terus berlanjut tatkala Pengadilan Tinggi Banten mengharuskan ibu dua anak itu membayar denda Rp 204 juta. Vonis denda ini membuahkan grup dan gerakan yang  bertajuk 'Koin untuk Prita'.  Hasilnya sangat baik, banyak masyarakat yang tersentuh dan bergabung dengan grup ini lalu mengumpulkan koin untuk membantu Prita. Bahkan pihak RS OMNI pun mencabut gugatan perdatanya terhadap Prita Mulyasari.  Kemudian juga ada sebuah gerakan yang dipandang cukup spektakuler dan berhasil mampu menghimpun massa jutaan orang bahkan tidak hanya sebuah gerakan didunia maya tetapi juga gerakan didunia nyata tepat di Hari Anti Korupsi Se Dunia para member ataupun anggota yang tergabung dalam group  &lt;strong&gt;'Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah &amp;amp; Bibit Samad Riyanto'&lt;/strong&gt; turun kejalanan dan melakukan aksi damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada sebuah group yang tidak kalah hebatnya dari dukungan buat PRITA dan Chandra Hamzah &amp;amp; Bibit Samad Riyanto, yaitu sebuah Group Dukungan Untuk &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=155223076057&amp;amp;ref=search&amp;amp;sid=740630200.1548761039..1"&gt;Hasrinaldi menjadi Gubernur Riau (GUBRI) masa yang akan datang&lt;/a&gt;, silahkan bergabung di Group di &lt;strong&gt;HASRINALDI for GUBRI MASA YANG AKAN DATANG&lt;/strong&gt; disana anda akan menemukan kenarsisan HASRINALDI sebagai putra Daerah melayu Riau yang bermimpi dan bercitacita menjadi pemimpin sedari kecil, sejauh ini sudah 78 orang yang bergabung. Disini Hasrinaldi menawarkan rencana Kerja kedepan :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;RIAU SEBAGAI PUSAT KEBUDAYAAN ISLAM DAN MELAYU DI DUNIA&lt;/li&gt;&lt;li&gt;RIAU SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI SUMATERA DAN PARTNER UTAMA IBUKOTA NEGARA DALAM HAL PEMBANGUNAN,INDUSTRI.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;OPTIMALISASI PERUSAHAAN DAERAH/BUMD&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MENIMALISIR DAN MENGHAPUS PERANAN ATAU MONOPOLI BUMN SEPERTI PLN,PELINDO DLL YANG DIPANDANG TIDAK EFEKTIF.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;EFEKTIFITAS BIROKRASI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TIAP MINGGU SEKALI ATAU SEBULAN SEKALI MENYEDIAKAN WAKTU BAGI MASYARAKAT KHUSUS BERTANYA JAWAB DAN MENDENGAR KELUHAN MASYARAKAT&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TRANSPARANSI, EFEKTIFITAS DAN OPTIMALISASI ANGGARAN DISEMUA LINI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MELURUSKAN SEJARAH BAHWA KERAJAAN SRIWIJAYA SESUNGGUHNYA TIDAK DIPALEMBANG TETAPI ADA DI MUARA TAKUS KAMPAR&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MEMPERDAYAKAN SEKTOR UMKM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;MEMBERIKAN KESEMPATAN KERJA YANG LEBIH LUAS KEPADA RAKYAT.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Keren habis,pokoknya rugi kalau tidak mendukung dan memberikan doa untuk Hasrinaldi menjadi Gubernur Riau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentunya masih banyak  grup-grup sosial lainnya yang bermunculan diFacebook, namun tidak semua grup-grup tersebut berhasil menarik banyak simpati dari pengguna Facebook. Seberapa penting atau menariknya isu yang dibawa dan juga kredibilitas si pengusung isu juga dapat mempengaruhi banyak sedikitnya dukungan yang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari sukses tidaknya sebuah grup menarik banyak dukungan pengguna Facebook, situs jejaring sosial ini dapat memainkan peran penting sebagai kontrol sosial.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-2800581688526405635?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/2800581688526405635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/07/jejaring-sosial-terobosan-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2800581688526405635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2800581688526405635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/07/jejaring-sosial-terobosan-baru.html' title='JEJARING SOSIAL TEROBOSAN BARU PERGERAKAN SOSIAL ONLINE'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-3844118147124264104</id><published>2010-05-22T15:17:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T15:19:42.373-08:00</updated><title type='text'>Menggagas Konsep &amp; Model Bangsa Untuk Menjawab Tantangan Sektor rill &amp; UMKM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kita mengetahui dan sadar bahwa &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Peran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) jumlahnya sangat dominan dan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;. Namun, kesadaran kita ini tidak ditindaklanjuti oleh upaya yang sungguh-sungguh, matang dan berkesinambungan untuk memposisikan UKM sebagai landasan yang kokoh untuk pembangunan ekonomi nasional. Justru kita membiarkan perkonomian Nasional lebih dikuasai oleh segelintir pemodal besar yang ternyata sangat labil terhadap goncangan ekonomi global. Perlu kita ketahui bersama bahwa bisnis &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;UMKM ataupun mikro merupakan usaha yang sangat tahan banting tidak lekang dengan goncangan seperti krisis global &lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;yang belakangan ini melanda belahan jagad raya ini beda dengan usaha ataupun bisnis besar terutama usaha ekspor impor.&lt;/span&gt;&lt;a href="" name="more" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Efek domino krisis keuangan Amerika Serikat telah sampai ke pelosok desa kita dan menghancurkan patron ekonomi desa. Seperti harga TBS (tandan buah segar) dan CPO merosot tajam sampai nilai Rp.300/kg yang sebelumnya rata-rata diatas Rp.2000an/Kg. dilain pihak harga downstream product-nya seperti minyak goreng, margarine dan produk turunan lainnya yang dikuasai pemodal besar relative stabil dan bahkan cenderung naik. Akibatnya sangat berbahaya, bila kita terus membiarkan terjadinya ketidakpekaan dan ketidakpedulian pemimpin kita yang selalu salah mengatasi krisis itu. Sebab akan mempengaruhi angka pengangguran/kemiskinan terus meningkat yang akan mendorong antagonisme sosial semakin mendekat kepermukaan. Selain itu, akan berdampak pada kelesuan ekonomi Indonesia bisa berkepanjangan dan lebih parah lagi apabila ekonomi dunia sudah kembali bangkit, namun &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;sektor riil Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kita sudah terlanjur punah.&lt;/strong&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Salah satu bagian penting dari tatanan ekonomi moderen yang sehat adalah persaingan yang adil belum terwujud. Menyikapi hal tersebut diatas, sudah saatnya pemerintah lebih aktif, berani dan tulus untuk mengambil keputusan &lt;strong&gt;“politik UKM”&lt;/strong&gt; yaitu sebuah keputusan politik yang benar-benar mampu mengamankan kebijakan nasional untuk membangun modal sosial (social Capital) bangsa agar pelaku UKM (petani-nelayan dan pedagang ) Indonesai dapat dijamin mendapatkan haknya untuk maju secara berkesinambungan dalam kondisi kehidupan yang mengandung unsur-unsur akhlak dan budipekerti, kebebasan, kebahagiaan dan keamanan yang mencakup spectrum kemanusiaan yang luas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Modal sosial menurut Pierre Bourdieu adalah sebuah konsep kebersamaan yang lahir dari adanya kepekaan pemimpin yang ditindaklanjuti dengan menggagas untuk membangun kesadaran masyarakat yang memiliki saling keterkaitan sosial, sehingga terwujud rasa peduli dan tanggungjawab yang memiliki nilai jaringan sosial.  Modal Sosial diyakini secara luas dapat menjadi solusi bagi semua masalah yang menimpa komunitas masyarakat masa kini. Terlebih ketika Bank Dunia mendukung sebuah program penelitian tentang hal ini.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Praktek modal sosial dapat kita kenal antara lain secara sederhana pada POMG (Persatuan Orang tua Murid dan Guru), kepramukaan, dewan sekolah, liga boling, jaringan internet, dan bahkan kelompok-kelompok ekstrem seperti Ku Klux Klan dan gerakan perlawanan radikal. Namun, modal sosial mempunyai kekuatan sangat dahsyat untuk membangun perekonomian suatu bangsa khususnya ketika menghadapi krisis seperti pengalaman Jepang yang berhasil keluar dari berbagai krisis yang dimulai dari restorasi meiji tahun 1853 sampai krisis pada tahun 1990.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Belajar dari pengalaman yang pernah ada, ternyata modal sosial sangat efektif membangun kekuatan ekonomi untuk tumbuh dan memiliki daya tahan lebih kokoh bila didukung oleh gerakan koperasi. Sebab. Sebab gerakan koperasi adalah subuah gerakan ekonomi yang massif yang tidak mengenal kepemilikan tunggal dan secara natural dapat dikatakan sudah “go public” karena dibentuk melalui keanggotaan terbuka dan dapat dikembangkan melalui nilai-nilai budaya korporasi (corporate culture) sebagai etika-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Pertanyaan kita adalah bagaimana cara memperluas dan memberdayakan modal sosial, agar terjalin sinergi dunia bisnis yang dapat menggunakan keahlian bisnisnya untuk menemukan cara inovatif melayani sector riil UKM yang cenderung masih menerapkan manajemen tradisional, lemah terhadap akses permodalan, tekhnologi cenderung konvensional, miskin inovasi dan jaringan pasar yang akhirnya termarginalkan dari proses pembangunan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Jawabannya yang sederhana adalah &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;UKM harus dikelola oleh koperasi dan koperasi dikelola secara korporat atau dilakukan korporatisasi pada gerakan koperasi&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;. Agar UKM dapat mempersiapkan dan mengembangkan pola organisasi yang sesuai dengan perencanaan, dapat dilaksanakan secara professional dan terukur - terkendali didalam menejemen terpadu. Walaupun upaya ini diakui tidak mudah karena menyangkut proses perubahan karakter, kultur dan mental para pengelola koperasi. Namun, apabila semua pihak berkesungguhan hati, bertekad dan konsisten, semua akan berubah menjadi mudah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Setelah Indonesia merdeka, KOPERASI dianggap sebagai suatu sistem ekonomi yang yang berpegang pada Pasal 33 UUD 1945, khususnya Ayat 1 yang menyebutkan bahwa "Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan". Dalam Penjelasan UUD 1945 itu dikatakan oleh Mohammad Hatta bahwa pengertian “asas kekeluargaan” itu adalah koperasi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Sayangnya, sebagian besar karakter pengurus gerakan koperasi di Indonesia masih mewarisi “penyakit” mental "jatah" dan "fasilitas" dari Pemerintah di masa Orde Baru. Sebab sering orang masuk koperasi bukan karena ingin bekerja sama dalam kegiatan produktif, melainkan karena ingin menikmati fasilitas dan jatah dari Pemerintah. Pengelola koperasi yang demikian sangat labil dan akhirnya sering kehilangan hati nurani dan memperlihatkan banyak dimensi yang kontradiktif serta menyimpang dari kepatutan etika dan moral dengan kepemimpinan ideal.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Namun, suka atau tidak suka, hanya gerakan Koperasi yang mampu membangun modal sosial skala besar terhadap kegiatan petani, pedagang kecil, perajin, nelayan, petambak, bahkan juga dapat dipakai instrumen peningkatan kesejahteraan kaum buruh, karyawan dan pegawai.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Saat ini, &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;kondisi sektor riil yang merupakan tulang punggung kehidupan bangsa justru sedang berhadapan dengan sebuah fenomena paradoksal &lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;(paradox of growth), dimana &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;pertumbuhan ekonomi tidak disertai oleh penurunan kemiskinan dan pengangguran&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;. Hal tersebut terefleksikan pada semakin merenggangnya (decoupling) hubungan antara sektor keuangan dan sektor riil. Perbankan enggan menyalurkan kredit. Namun bank-bank dan para pemilik modal cenderung menempatkan dananya pada instrumen-instrumen keuangan yang berisiko rendah, misalnya pada SBI dan SUN. Pembiayaan bank ke sektor riil menjadi sangat berkurang. BI kemudian menghadapi liquidity overhang dalam bentuk SBI outstanding yang jumlahnya saat ini mencapai ratusan triliun. Fenomena paradoksal itu, mungkin dikarenakan pemerintah masih melihat inflasi hanya berdasarkan “buyers’ inflation” atau “demand-pull inflation” sehingga masih melakukan pengetatan fiscal dan kebijakan moneter yang berlebihan dan akhirnya merugikan sector riil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Ekonomi pasar dengan teori "invisible hand" yang digagas oleh Adam Smith didalam bukunya “Wealth of Nation” pada tahun 1776 itu, tidak dapat mencapai keadilan bagi masyarakat luas, khususnya dinegara berkembang seperti Indonesia. Bahkan Amerika Serikat sebagai kiblatnya ekonomi pasar tidak berdaya dan dipaksa melakukan kebijakan “etatisme” penyediaan “Bailout” sebesar USD.700 Milyar untuk mengambil alih saham swasta yang bermasalah diawali kepada Lehman &amp;amp; Brothers yang bangkrut, disusul permintaan “bailout” untuk menanggulangi krisis likwiditas automotive AS yang disebut The Big Three (Ford, General Motors and Chrysler), AIG (American International Group) dan Citigroup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Untuk mengatasi hal tersebut, semua pihak terkait harus memainkan peran penting dan strategis memberikan gagasan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk segera mengambil sikap tegas, berani dan cepat untuk mentransformasikan kehidupan dan sistem sosial melalui pembangunan “modal sosial” bangsa untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan lebih mulia antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;Melakukan percepatan perbaikan kondisi distortif dan risiko mikro di sektor riil melalui perbaikan iklim investasi secara keseluruhan, termasuk percepatan perbaikan infrastruktur dan penyediaan modal yang lebih terjamin. Sehingga kita tidak lagi mengulangi paradoks kebijakan yang dilatarbelakangi keinginan mengangkat UKM yang berada di dasar piramida (bottom of the pyramid) namun gagal untuk diikutkan ke gerbong kereta kemakmuran yang sudah disesaki pemodal besar.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt; Mengkoordinasikan, membentuk, merevitalisasi dan memperkuat modal sosial melalui synergy antara para pemangku kepentingan (stakeholder) seperti lembaga penjamin/Asuransi, Modal Ventura bersama para pelaku pasar, regulator untuk mengikat diri kedalam “risk sharing” demi terwujudnya perkuatan modal, teknologi, dan menejemen UKM. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.newsbanking.com/2010/09/menggagas-konsep-model-bangsa-untuk.html"&gt;SUMBER&lt;/a&gt; : &lt;a href="http://www.newsbanking.com/2010/09/menggagas-konsep-model-bangsa-untuk.html"&gt;Menggagas Konsep &amp;amp; Model Bangsa Untuk Menjawab Tantangan Sektor rill &amp;amp; UMKM&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-3844118147124264104?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/3844118147124264104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/05/menggagas-konsep-model-bangsa-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/3844118147124264104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/3844118147124264104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/05/menggagas-konsep-model-bangsa-untuk.html' title='Menggagas Konsep &amp; Model Bangsa Untuk Menjawab Tantangan Sektor rill &amp; UMKM'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-8468153324644966502</id><published>2010-04-22T15:14:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T15:16:45.107-08:00</updated><title type='text'>POLITISASI PENYELAMATAN PERBANKAN</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Biaya &lt;strong&gt;penyelamatan bank &lt;/strong&gt;sering kali menimbulkan kontroversi.  Sebab biayanya tidak masuk akal dan cenderung menimbulkan kemarahan sebagian masyarakat. Apalagi, pemerintah sering menyebutnya sebagai biaya krisis untuk menyelamatkan kerugian yang lebih besar sehingga biaya yang dikeluarkan tidak sepadan dengan tingkat &lt;em&gt;recovery&lt;/em&gt;-nya.&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Saat krisis perbankan 1998, pemerintah telah melakukan &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;rekapitalisasi perbankan (&lt;/strong&gt;&lt;em style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;strong&gt;bailout)&lt;/strong&gt; &lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;sebesar Rp650 triliun. Di dalamnya termasuk &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI)&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;. Angka itu setara dengan 55% dari produk domestik bruto (PDB). Bahkan, biaya itu masih jadi beban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga sekarang dan bahkan hingga 2018 atau lebih.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kalau mau lebih jujur, laba besar bank-bank sekarang masih disumbang bunga obligasi rekap, kendati bank-bank tersebut sudah dimiliki asing. Dengan demikian, bonus yang diterima direksi, komisaris, dan karyawan bank tersebut masih ada unsur subsidi APBN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Inti dari penyehatan perbankan adalah mengembalikan fungsi bank yang sebelumnya tidak sehat&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;. Bank-bank yang disehatkan sudah menjalankan fungsi intermediasi, menggerakkan ekonomi, meningkatkan pembayaran pajak, dan menafkahi para karyawannya. Itulah sebenarnya tujuan penyelamatan bank. Mengembalikan fungsi bank dan tidak menimbulkan energi negatif bagi industri atau bank-bank lain. Sebab, tidak mungkin suatu negara tidak memiliki bank.&lt;/span&gt;&lt;a href="" name="more" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Secara matematika, biaya yang diperoleh dari penjualan aset bank mestinya sama atau lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan pemerintah. Apalagi, banyak pendapat dari berbagai unsur masyarakat, jika biaya penyelamatan bank tersebut digunakan untuk membangun sekolah dasar yang sering ambruk atau membuat program pengentasan kemiskinan, tentu akan lebih bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Pendapat demikian tidak salah. Namun, dalam konteks penyelamatan bank tentu tidak bisa disejajarkan. Sebab, visi penyelamatan bank adalah menyelamatkan industri secara tidak langsung. Jika tidak diselamatkan, tentu kita tidak akan pernah punya Bank Central Asia (BCA) yang menjadi payment bank terbesar di Indonesia. Juga, tidak akan pernah ada Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kita juga tidak akan pernah melihat Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), dan 12 bank pembangunan daerah (BPD) lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kembali pada kasus Bank Century yang diributkan publik lantaran biaya penyelamatannya dinilai terlalu besar, yakni Rp6,7 triliun, karena tidak akan kembali ketika Bank Century dilepas kepada investor. Menurut Dradjad H. Wibowo, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), kalau bank ini dijual, tidak akan mendapatkan harga penyertaan sementara. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pun akan berpotensi merugi setidaknya Rp5 triliun.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Biaya sebesar itu bukanlah semata-mata untuk menyehatkan &lt;/span&gt;&lt;strong style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Bank Century&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;, melainkan menyehatkan industri perbankan secara tak langsung, yang kala itu tengah dilanda krisis dari kerugian yang lebih besar. Hitung-hitungannya sangat besar, sekitar Rp30 triliun, karena saat itu ada 23 bank dalam kondisi rawan likuiditas. Ada kecenderungan&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; flight to quality&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; alias dana berpindah dari satu bank ke bank yang lebih kuat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Apalagi, rekapitalisasi terhadap Bank Century tidak menggunakan uang negara, tapi menggunakan uang LPS. Berdasarkan pengalaman krisis 1998, penyelamatan bank membuat APBN &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;kobol-kobol &lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;sampai dengan sekarang. Hingga kini tidak ada kerugian negara, kendati semua pihak sependapat untuk terus dilakukan pengawasan yang proporsional.  Tidak seperti sekarang, mulai dari ulama hingga tukang ojek pun fasih berbicara tentang Bank Century. Bahkan, pembicaraannya sudah kehilangan substansi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Langkah yang perlu ditempuh semua pihak adalah harus dapat memisahkan Bank Century sebelum diselamatkan (rekapitalisasi) dan sesudah rekapitalisasi karena merupakan dua hal yang berbeda. Tidak bisa disamakan seperti yang terjadi dalam berbagai diskusi dan&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; talkshow&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; di televisi. Kini Bank Century sedang menuju pemulihan. Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari seluruh &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;stakeholder &lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;dan bukan menjadikan Bank Century sebagai bola panas bagi pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Politisasi dalam penyelamatan Bank Century yang mulai tampak terkuak tidak akan membuat kita belajar tentang pentingnya fungsi sistem perbankan. Apa jadinya jika dalam perjalanan ada bank beraset Rp100 triliun, karena sesuatu hal mengalami kesulitan, tidak ada yang berani mengambil keputusan. Karena, siapa yang berani jika kebijakan menjadi kriminalisasi kebijakan.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kenyatan itu akan membuat industri perbankan memasuki era gelap karena politisasi terhadap perbankan akan menghasilkan kerugian yang besar bagi industri perbankan. Apalagi, jika isu sebuah bank dijadikan jalan menuju puncak kekuasaan, perebutan kursi, atau alat posisi tawar bagi sebuah kekuasaan. Tentu sangat mahal harganya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Bank adalah sebuah lembaga kepercayaan yang harus terus dijaga seluruh &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;stakeholder&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;. Pasalnya, setiap kesulitan perbankan akan memengaruhi sistem perbankan dan pada akhirnya mengganggu perekonomian karena bank juga menjadi darah bagi perekonomian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.newsbanking.com/2010/09/politisasi-penyelamatan-perbankan.html"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;SUMBER : NEWSBANKING&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-8468153324644966502?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/8468153324644966502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/04/politisasi-penyelamatan-perbankan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/8468153324644966502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/8468153324644966502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2010/04/politisasi-penyelamatan-perbankan.html' title='POLITISASI PENYELAMATAN PERBANKAN'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-1456577383607036247</id><published>2009-10-25T15:00:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T15:00:54.770-08:00</updated><title type='text'>Suka Duka KASDAers</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-header" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_hdk2KaQVxKg/SfQo20ZMQuI/AAAAAAAAAAU/9PCMcMHuXg8/s1600-h/Sahabat,+Rindu+Bekerjasama+dg+Kalian.JPG"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328929181328491234" src="http://2.bp.blogspot.com/_hdk2KaQVxKg/SfQo20ZMQuI/AAAAAAAAAAU/9PCMcMHuXg8/s320/Sahabat,+Rindu+Bekerjasama+dg+Kalian.JPG" style="cursor: pointer; float: left; height: 240px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Mungkin anda maupun yang lain bertanya apa tuh kasdaers, ini hanya istilah dari saya dan buat saya, setelah selama sebulan lebih pelatihan dan dibekali dengan berbagai ilmu kredit, akuntansi, treasury, service axecellent, produk perbankan,Legal, Manajemen Resiko dan lain-lain, akhirnya kami semua yang tergabung dalam PEndidikan Calon Pegawai (PCP) Bank Riau Angkatan 2006 diterjunkan ke masing-masing kantor Cabang untuk memeasuki tahapan training, deg-degan juga nih, andai kata saya gagal mengikuti tahapan training ini, dengan berat hati terpaksa saya angkut koper, dan kembali ke aktivitas semula pengangguran yang bersubsidi orang tua. Sebelum bekerja di BANK RIAU, bermacam-macam kerja saya jalani, mulai dari Auditor, Pegawai Honorer, Akuntan, Bantu-bantu orang tua, Penjahat proposal, Bisnis hand phone.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Tepatnya September 2006 bersama 2 orang sahabat saya ditempatkan di Cabang Bagansiapiapi untuk training disana, Bagansiapiapi bukan asing bagi saya, kebetulan tetangga banyak dari Bagansiapiapi. Di hari pertama training kami bertiga dibagi tugas, Aulia Rahman temanku ditempatkan di Bagian Akuntansi, SKN dan RTGS pokoknya banyak ilmu yang ia dapat, Dabrinus teman yang satu lagi di Customer Service, awalnya saya sempat iri nih dengan kedua teman karena saya sendiri di bagian Kas Daerah yang memang saat itu kerjaannya tidak banyak, prakis hanya saat gajian Pemda ku bekerja,kerjaku hanya membuat laporan Kas Daerah sedangkan bagian yang memindahbukukan atau memosting Kas Daerah temanku Dabrinus, saat itu ku berkecil hati pekerjaan yang dibuat oleh orang lain dan kuhanya kebagian membuat laporan dengan tulisan tangan berhalaman-halaman bahkan sampai puluhan halaman yang tiap harinya kutulis (memang sih tidak tiap hari banyak), ku merasa kerdil dan bodoh dibandingkan dua teman tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Lalu ku ngobrol dengan pimpinan , Pak bagilah kerjaan lain buat saya yang bisa menambah pengetahuan perbankan saya, kalau nulis tangan siapa aja bisa, saya merasa selama satu bulan pelatihan terbuang percuma ilmu yang didapat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Dan sang senior Bang Syafiq Affandy selalu mensupport ku dan ia mengatakan ri apa yang kita lakukan di Kasda ini, tidak sembarangan vital loh, kenapa Uang Pemda Kab. Rohil yang Satu Trilyunan kita yang mengelola , kita yang membuat laporan, butuh ketelitian untuk membuat laporan tersebut dan tidak sembarang orang untuk mendapat kepercayaan membuat Laporan Kas Daerah (Kasda) apalagi Kabupaten Rokan Hilir merupakan Kab. Kota terkaya ke 4 di Indonesia. Kau harusnya bangga dengan amanah yang diberikan. Setelah ku berpikir ternyata benar apa yang dikatakan Bang Syafik, coba aja laporan yang kubuat salah resikonya besar, Reputasi bagi tempat kerjaan saya, dan juga bisa-bisa dipanggil KPK dan BPK pihak Kabupaten Rokan Hilir atas ketidak wajaran laporan yang saya buat.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Ternyata di Kas Daerah saya banyak berkenalan dengan nasabah karena saya berhubungan dengan bendaharawan tiap kantor/badan dan dinas, dan juga berhubungan dengan kontraktor-kontraktor besar.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Lambat laun akhirnya saya menyukai pekerjaan saya tersebut sebagai Petugas Pengelola Kas Daerah Kabupaten Rokan Hilir, awalnya saya tidak suka dean menjadi suka. Tapi akhirnya saya kewalahan di Kas Daerah Harus membuat dan mengurus laporang uang masyarakat Rokan Hilir yang jumlahnya trilyunan, tidak hanya disibukkan ndengan membuat laporan saya juga disibukkan dengan melakukan pemindahbukuan atau memosting Kas Daerah tersebut, akhirnya saya dibantu oleh bang Syafiq Affandy dan Juga dibantu oleh bang Dedi dan juga teman-teman lain.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Bukan hanya dengan disibukkan dengan laporan dan posting,tapi kujuga disibukkan dengan berbagai macam ulah rekanan atau kontraktor, ada yang mengamuk, berbicara kasar dan keras, semuanya minta dahulukan, dan belum lagi dengan mereka yang memberikan ku berupa uang tips maksudnya agar ku menyegerakan memosting atau memindahbukukan kerekening mereka.. Nyali dan kejujuranku benar-benar diuji. Tapi pesan dari Ayahanda selalu kuingat jangan sekalipun dirimu menerima uang walaupun jumlahnya kecil apalagi besar, pesan moral dari Ayahanda selalu kuingat sampai kapanpun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-1456577383607036247?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/1456577383607036247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/suka-duka-kasdaers.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/1456577383607036247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/1456577383607036247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/suka-duka-kasdaers.html' title='Suka Duka KASDAers'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hdk2KaQVxKg/SfQo20ZMQuI/AAAAAAAAAAU/9PCMcMHuXg8/s72-c/Sahabat,+Rindu+Bekerjasama+dg+Kalian.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-2725719549893584958</id><published>2009-10-23T14:57:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T14:59:16.285-08:00</updated><title type='text'>BANKIR SESAaT</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt; Jika secara kasat mata kita membaca judul diatas adalah BANKIR SESAAT. Judul postingan ini bermakna dua yang pertama BANKIR SESAaT dan yang kedua BANKIR SESAT.&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Saya mau bercerita sedikit mengenai pekerjaan saya sekarang yang hampir sudah tiga tahun saya jalani sebagai Bankir di Salah Satu BUMD.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Belajar mengenai perbankan itu berbeda dengan belajar-belajar lainnya,belajar perbankan butuh waktu lama, belajar sedikit-sedikit dan bertahap, belajar mengenai akuntansi, belajar kredit, belajar mengenai service excelent, lips service, presentasi, belajar treasury, Belajar Legal, dan berbagai macam pelajaran lainnya yang cukup membosankan bagi saya, belum lagi ada pelatihan serta seminar-seminar...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Menjadi Bankir harus fresh look, kemeja licin dan bermerk luar negeri seperti AIGNER yang berharga jutaan, berdasi, bersepatu bermerk luar negeri, Berdasi, Berdampingan dengan teller yang cantik yang setiap hari selalu senyum dan menarik perhatianku, gaji gede, Setiap sabtu dan minggu main golf dan tenis, Parfum mahal dan bermerk dari Italia dan Swiss serta mempunyai mobil yang bagus dan mewah (yang ini saya tidak punya)...ha...dunia perbankan cukup kejam bagiku, ku yang biasa nongkrong dan mangkal dikedai kopi dan dipersimpangan jalan sembarui bermain kartu atau bermain domino..Ku yang biasanya tidak pernah masukin baju kedalam terpaksa masukin baju kedalam dan jadi rapi, jika dikantor kalau sudah siang ku beraksi dengan baju keluar dan PSP kesayangan sudah hadir digenggaman untuk dijamah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Belum lagi dengan nasabah, nasabah oh nasabah, menjalin hubungan baik dengan nasabah adalah suatu kewajiban dan keharusan, ngak jarang saya bertemu dengan nasabah ngeyel yang luar biasa nyebelin, mau tak mau harus bisa menahan emosi menghadapi nasabah yang seharusnya layak untuk dikarungi lalu dikasih bensin dan dibakr hidup-hidup (upz..canda aja ), belum lagi menghadapi nasabah yang sombongnya selangit yang keluarga bupatilah, gubernur bahkan ada juga keluarganya menteri (oppsss peace om, maaf ya). Belum lagi dengan target milyaran yang dibebankan. Belum lagi dengan adanya mutasi tugas, waduh yang ini ampun deh saya sudah berulang kali dipindahtugaskan kerja, bahkan jauh-jauh lagi,karena saya disayang makanya dipindahkan atau mungkin tenaga saya yang dibutuhkan yah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Itulah semua suka dan duka ku selama hampir 3 tahun terakhir sebagai bankir yang akan masih dan terus belajar, awalnya profesi ini kuanggap hanya sebagai batu loncatan bagiku,karena ku berambisi menjadi politikus, sampai saat ini kartu anggota salah satu partai politik terbesar dinegeri selalu hadir didompet saya.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Kini impian untuk menjadi politikus sudah saya kubur dalam-dalam, selamat tinggal hingar bingar politik dan selamat datang dunia perbankan, sekarang ku sudah mulai mencintai pekerjaanku sekarang, sekarang ku sudah mempunyai banyak buku dan liretatur perbankan dan pemasaran. Mulai sekarang ku berambisi untuk menjadi Bankir Nasional,bukan hanya bankir daerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-2725719549893584958?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/2725719549893584958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/bankir-sesaat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2725719549893584958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/2725719549893584958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/bankir-sesaat.html' title='BANKIR SESAaT'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-1952655640931250604</id><published>2009-10-21T14:55:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T14:55:38.382-08:00</updated><title type='text'>Selalu Menjadi Yang Kedua</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-header" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Siapapun tentunya tidak ingin untuk menjadi yang kedua, apalagi menjadi istri yang kedua, ataupun pacar kedua, sungguh sakit rasanya selalu menjadi yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih kurang selama 9 bulan diriku selalu menjadi yang kedua ketika bekerja di Bagansiapai-api, selama 9 bulan diriku hanya menjadi spesialis pengganti bila ada rekan kerja yang cuti, yang sakit serta berhalangan hadir. Saat itu kumerasa bersedih dan merasa karakterku dibunuh, pembunuhan karakter, potensi yang kumiliki tidak muncul terpendam oleh senioritas dan pengalaman rekan-rekan kerja yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu ku adalah pegawai baru, yang baru aja lulus dari rangkaian seleksi rekruitmen dan juga pelatihan dan pendidikan, setelah rangkaian seleksi dan pelatihan kujalani, ku diterjunkan ke Kantor cabang di Kota Bagansiapiapi untuk On Job Training (OJT). Masa-masa training yang indah bagiku, teman-teman sekantor yang heboh, kocak, ramai dan bersahabat, senior-senior yang senantiasa membimbingku walau ku banyak bertanya, setiap yang kutanya selalu kucatat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama masa training tersebut semua hal kupelajari kucukup berbahagia semuanya kudapat,tapi perasaan sedih menghampiri diriku, semuanya berkata kerjamu bagus, cepat mengerti dan serba bisa, sehingga sang senior Bang Syafiq affandy mengatakan jika dalam permainan kartu aku adalah joker, yang bisa masuk kemana saja,disana dialah guruku yang senantiasa memberikan nasehat serta wejangan lainnya,kebetulan abangnya bang syafiq adalah teman orang tua saya yang kebetulan rumahnya p[ersis didepan rumah saya di Pekanbaru, sehingga ia memberikan perhatian yang lebih kepadaku jika dibandingkan dengan 2 temanku lainnya yang juga mengikuti Training. Tapi ku tidak puas hanya mendapat pujian, semuanya sepakat mengatakan aku adalah anak muda yang semangat, jujur, idealis, dan pandai bergaul dan masuk kesiapa saja tanpa memandang status,derajat, SARA serta lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya pujian yangkudapat, dalam bekerja diriku hanya selalu menjadi yang kedua, menjadi pengganti Bang Syafiq di Kas Daerah tapi di Kas Daerah ku tidak sebagai Pengganti sebenarnya menjadi aktor utama karena bang Syafiq memberikan keleluasaan kepada ku untuk bekerja, bahkan dia mengizinkan apa yang ia lakukan semuanya biar kulakukan sebagai proses pembelajaran bagiku dan saat itu ku dikaderkan untuk menjadi Petugas Kas Daerah sebagai pengganti Bang Syafiq, karena di Sendiri akan promosi jabatan sebagai Supervisor, kemudian Di Admin Kredit ku juga menjadi orang kedua, menjadi Pengganti Kak Ristin di Admin Kredit Konsumtif dan juga menjadi Pengganti Bang Khairul di Admin Kredit Komersil dan Mikro,ku menjadi pengganti mereka, jika mereka cuti, berhalangan hadir seperti sakit dan mengikuti pelatihan, tapi jika bang khairul dan kak Ristin dua-duanya berhalangan hadir, mau tidak mau pekerjaan mereka berdua ku yang merangkap,karena di Kantor tersebut hanya kami bertiga yang mengerti dengan Sistem mengenai administrator Kredit, tapi untuk kemampuan, emosi, ketenangan dan kesempurnaan kerja ku masih jauh kalah dibandingkan Kak Ristin dan Bang Khairul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pemasaran hal yang sama juga menimpaku di Pemasaran semua hal kupelajari mulai dari Kredit Konstruksi, Mikro dan Kecil, Kredit Konsumtif, Komersil dan semua kredit kupelajari, walau hanya menjadi pengganti Jika Bang Edi dan Kak Rita berhalangan hadir, tapi kusenang Pimpinanku tahu bagaimana dengan kerjaku walau ku hanya menjadi yang kedua, tetapi porsi kerja yang kulakukan tidak menjadikanku sebagai yang kedua. untuk urusan lembur diriku yang paling dihandalkan, karena ku sendiri tipe pekerja keras, fisik ku paling tahan dan kuat jika diajak lembur dan tahan lam kerja sampai malam atau dinihari biasa bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu semua tidak mengkerdilkan semangatku untuk terus belajar dan belajar walau haya menjadi yang kedua, akrena kuyakin diriku selalu ditakdirkan untuk menjadi pemenang dan yang pertama (amin....), setelah cukup dengan waktu 9 bulan ilmu yang kutempa dengan hanya menjadi yang ke-2, diriku dipindahkan ke Kantor Lain ke Cabang Pembantu Dabo Singkep, disini karakterku lebih dibentuk lagi, ilmu ku kian bertambah, sebelumnya hanya menjadi yang kedua,alhamdulillah di Kantor baru ku menjadi yang pertama, potensiku yang sebelumnya redup bersinar karena kepercayaan yang diberikan oleh semua teman-teman di kantor Baru, terimakasi semuanya atas ilmu dan pembelajaran yang diberikan, ilmu yabg diberikan tidak akan terputus begitu saja begitu juga dengan amal ibadahnya, ilmu-ilmu yang kudapat dari senior dan rekan-rekan kerja kutransferkan ke Junior-juniorku.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-1952655640931250604?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/1952655640931250604/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/selalu-menjadi-yang-kedua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/1952655640931250604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/1952655640931250604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/selalu-menjadi-yang-kedua.html' title='Selalu Menjadi Yang Kedua'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-5338629435176692045</id><published>2009-10-19T14:53:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T14:53:43.655-08:00</updated><title type='text'>Enaknya Menjadi Bos</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_hdk2KaQVxKg/SfQHx-NvA7I/AAAAAAAAAAM/avy0R-Ah2tQ/s1600-h/CEO+MASA+DEPAN.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5328892814181729202" src="http://1.bp.blogspot.com/_hdk2KaQVxKg/SfQHx-NvA7I/AAAAAAAAAAM/avy0R-Ah2tQ/s320/CEO+MASA+DEPAN.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 170px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Suruh sana, suruh sini. Perintah sana, perintah sini. Dia yang bego, kita yang disalahin. Dia yang gak mampu, kita yang dibilang gak kompeten. Dia yang menjilat, kita yang disuruh bersihin air ludahnya. Dia yang dapet enak, kita yang kerja rodi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Sampe kapan budaya busuk ini masih harus bertahan di Indonesia? Mungkin ada bagusnya Indonesia dijajah lagi, atau dikenai bencana tsunami dari sabang sampe merauke. Biar semua bos dan pemimpin yang berjiwa busuk mati, dan kelak diganti oleh generasi muda yang penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi moral dan etika, serta punya harga diri. Tapi, siapa yang jamin generasi nanti bisa lebih baik dari generasi sekarang?&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Tapi alhamdulillah selama saya bekerja bos saya, maupun rekan kerja yang lebih senior baik semua dan membimbing saya dengan baik, andai kata mnanti saya menjadi bos saya akan bersikap sama, dan akan menjadi pimpinan yang amanah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-5338629435176692045?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/5338629435176692045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/enaknya-menjadi-bos.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5338629435176692045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5338629435176692045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/enaknya-menjadi-bos.html' title='Enaknya Menjadi Bos'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hdk2KaQVxKg/SfQHx-NvA7I/AAAAAAAAAAM/avy0R-Ah2tQ/s72-c/CEO+MASA+DEPAN.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-8356160819518992596</id><published>2009-10-17T14:50:00.000-07:00</published><updated>2011-12-02T14:52:16.804-08:00</updated><title type='text'>CITA CITA KECILKU</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title" style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt; Dulu pada saat kecil, pasti orang-orang disekitar kita sering menanyakan nanti mau jadi apa kalau sudah besar, tentunya beragam jawaban yang kita lontarkan. sebagian besar anak-anak jika ditanyakan demikian pasti akan menjawab mau jadi presiden, dokter, polisi dan tentara, ataupun akan menjawab mau jadi ksatria baja hitam, superboy,superman,wonderwoman,hello kitty maupun super hero lainnya.&lt;/h3&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Tetapi lain halnya dengan saya pada saat kecil jika ditanya jika besar menjadi apa, orang besar jawaban saya, pada saat itu orang besar yang saya bayangkan adalah pengusaha dengan dasi dan mobil mewah, dan juga menjadi politikus seperti bung Karno impian kecil saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Menginjak di usia yang ke 26 ternyata impian kecil saya tersebut tidak kesampaian,sudah digariskan berbeda oleh sang khalik. Tapi alhamdulillah saya cukup bersyukur, tidak menjadi politikus menjadi penikmat politik pun jadilah dengan membaca buku mengenai politik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Sekarang saya menjadi salah satu pemegang saham di PT. GENTA MELAYU SEJAHTERA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_QSdduDZGTxo/SbIfDtPovaI/AAAAAAAAAn4/qJUPI6sHnKg/s1600-h/genta+melayu.jpg" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="300" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310341059168484770" src="http://3.bp.blogspot.com/_QSdduDZGTxo/SbIfDtPovaI/AAAAAAAAAn4/qJUPI6sHnKg/s400/genta+melayu.jpg" style="display: block; height: 150px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 200px;" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;PT. GENTA MELAYU SEJAHTERA atau genta (gerakan sejuta) melayu sebuah gerakan yang berupaya menyatukan semua potensi dan kekuatan orang Melayu Riau, untuk bersama-sama membangun sebuah kekuatan ekonomi, bagi membangun hari depan masyarakat Melayu yang lebih baik. Berbagai wacana untuk memajukan masyarakat Melayu Riau ini memang sudah pernah diketengahkan. Saat ini yang diperlukan adalah implementasi, actions dari semua wacana itu, maka Genta Melayu ini, adalah sebuah action, sebuah langkah nyata, dan diujudkan dengan niat, inilah saatnya, inilah momentumnya. Saat ini, menyebut kata Melayu, menggunakan icon Melayu sebagai semangat, dan mengusung Melayu sebagai konsep dan bahkan kehendak agar Melayu menjadi sebuah kekuatan dan komunitas sah di negeri ini, bukan lagi sebuah kejahatan yang harus ditakuti, atau dihukum. Visi Misi dan Esensi Gerakan Genta Melayu atau Gerakan Sejuta Melayu ini adalah gerakan ekonomi untuk menghimpun dan menyatukan potensi masyarakat Melayu untuk membangun satu kebersaman, khususnya di bidang ekonomi, dimana hasil dari sinergi tersebut akan diujudkan dalam suatu institusi bisnis, yang dikelola secara profesional, dengan misi: Dengan kekuatan ekonomi, membangun masyarakat Melayu yang lebih maju dan tangguh. Dengan visi dan misi yang demikian itu, maka Genta Melayu adalah simbol dari keinginan dan semangat masyarakat Melayu Riau untuk secara bersama membangun kekuatan ekonomi yang dimiliki masyarakat Melayu, agar dapat digunakan secara maksimal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-8356160819518992596?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/8356160819518992596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/cita-cita-kecilku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/8356160819518992596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/8356160819518992596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2009/10/cita-cita-kecilku.html' title='CITA CITA KECILKU'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QSdduDZGTxo/SbIfDtPovaI/AAAAAAAAAn4/qJUPI6sHnKg/s72-c/genta+melayu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291811441451597566.post-5147890445253577881</id><published>2008-11-20T07:08:00.000-08:00</published><updated>2011-11-12T07:09:46.968-08:00</updated><title type='text'>FALSAFAH HIDUPKU</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://hasrinaldi.blogspot.com/2009/10/seseorang-dimuka-dunia-tidak-akan-bisa.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt;  &lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_QSdduDZGTxo/SUxtJDWLHfI/AAAAAAAAAEs/s6mIFS4X8gI/s1600-h/Peganganku.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281716465283309042" src="http://2.bp.blogspot.com/_QSdduDZGTxo/SUxtJDWLHfI/AAAAAAAAAEs/s6mIFS4X8gI/s200/Peganganku.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 150px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Seseorang dimuka dunia tidak akan bisa mandiri, tidak akan bisa sukses, tidak akan bisa hebat tanpa bantuan siapapun, minimal ia butuh bantuan doa. Begitu juga dengan diriku, bukannya ku sukses,tapi alhamdulillah jika kita melihat tentunya ada teman2 maupun orang lain yang tidak seperti diriku, itu semua hanya karunia nikmat yang telah diberikan tuhan terhadapku, seharusnya ku dapat lebih bersyukur, selain tuhan diriku hingga seperti saat ini tetntunya tidak terlepas dari bantuan dan dukungan keluarga terutama doa dari orang tua, juga guru-guru dan juga teman-teman sekalian baik teman sekolah,teman bermain, teman satu organisasi, teman satu kantor,dll. Secara pribadi saya punya filosofi, maupun falsafah ataupun pegangan hidup untuk menjadi sukses walaupun saat ini saya belum sukses, falsafah ini saya adopsi dari tiger woods pegolf terbaik dunia dari negeri Paman Sam, mau tahu apa itu :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;1. Kemauan yang sangat besar untuk menjadi orang besar&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;2. Disiplin&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;3. Semangat (mumpung masih muda, ayo semangat)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;4. Jangan pernah berputus asa&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;5. Motivasi tanpa henti (saya baca buku motivasi, dengan audio cd motivator, ngikut&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; seminar)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;6. Dukungan penuh keluarga&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;7. Komunikasi efektif&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;8. Tidak malas belajar&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;9. Selalu mengevaluasi diri (selalu mengkoreksi kesalahan apa yang saya perbuat dan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; kedepannya akan saya jadikan pijakan supaya jangan diulangi kembali)&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;10.Santun pada orang tua.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;11.Menghormati Orang Lain&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;12.Setelah semua usaha yang saya lakukan tentunya kesuksesan yang kita rencanakan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; tersebut tidak akan berjalan dengan yang baik tanpa kehendak tuhan,makanya jangan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: Verdana,sans-serif;" /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; lupa berdoa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291811441451597566-5147890445253577881?l=www.hasrinaldi.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.hasrinaldi.com/feeds/5147890445253577881/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2008/11/falsafah-hidupku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5147890445253577881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291811441451597566/posts/default/5147890445253577881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.hasrinaldi.com/2008/11/falsafah-hidupku.html' title='FALSAFAH HIDUPKU'/><author><name>RIAU DAILY PHOTO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02771235930573119402</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_d9QTyyVjMnA/TNZv4Y8_LSI/AAAAAAAAAVY/07JIQOgZr0g/S220/peta_riau.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_QSdduDZGTxo/SUxtJDWLHfI/AAAAAAAAAEs/s6mIFS4X8gI/s72-c/Peganganku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
